Thursday, October 13, 2016

Rajin Pangkal Sukses!


Berangkat dari pertanyaan yang sering dilontarkan dalam benak saya, ternyata banyak ide-ide cemerlang yang bisa diwujudkan bagi tiap individu. Mengapa demikian? pasalnya setiap orang pasti memiliki keunikan dan kemampuan masing- masing yang secara sadar, tidak sadar atau bisa jadi pura-pura gak sadar ada dalam diri masing-masing. Permaslahan disini yang bersumber dari pribadi manusianya sendiri.

Tadi siang saya sempat berbincang dengan seorang "motivator" sekaligus bank ilmu pengetahuan pengalaman khususnya di perbidangan Ilmu Tehknologi. Dia seorang bapak yang tergolong asik, karena berbincang sama dia bisa ngebahas topik berat, sedang, sampe pembicaraan gak penting. Disini dia selalu share ilmu apa aja yang pengen saya tau, dan kebetulan dia pasti bisa menjawab pertanyaan saya yang ga ada titiknya.

Siang itu saya mengutarakan kesulitan saya menghadapi dunia kerja yang sebenarnya ga sulit, karena balik lagi ke manusianya yang ngerasa bosan, butuh bimbingan dan arahan, butuh banyak belajar tapi kenyataannya lebih hobi pantengin sosmed dibanding belajar. Kendala saya terungkap dari males latihan untuk menulis, malas membaca yang kegunaan pasti memperkaya wawasan dan balik lagi ke nulis, gampang baper kalo mood lagi naik turun yang berpengaruh di kerjaan. Tapi lepas dari semua alasan itu, saya mendapatkan inspirasi dari Bapak itu. Dia bilang permaslahan yang saya hadapi bukan karena sulit di pekerjaannya karena saya sudah paham dan tau bagaimana cara mengerjakannya, tetapi masalah utamanya di ke-RAJIN-an.

Segala sesuatu yang dikerjakan secara konsisten, dengan langkah kecil tetapi pasti setiap hari secara berulang-ulang pada akhirnya akan menjadi kebiasaan yang akhirnya akan mendapatkan hasil. Sama seperti petaptah menyatakan sedikit-sedikit lama- lama menjadi bukit. Semua itu butuh kerajinan. Niat dari dalam diri secara sadar mau menyelesaikan suatu pekerjaan secara konsisten yang pastinya akan melahirkan kesuksesan.

Apapun bisa dikerjakan, apapun bisa dipelajari, sesusah apapun itu, asal mau terus mencoba dipastikan hasilnya akan terlihat. Dari situlah saya berpikir ulang untuk gak ada alasan buang-buang waktu gak melakukan apa-apa, karena toh saya juga yang bakal rugi. Saya coba untuk belajar merajinkan segala pekerjaan, sekecil apapun. karena semua pasti ada masanya. Ada masa menabur (usaha) dan akan ada saatnya menuai (hasil).Amin :)